Submit
account facebook disini

Sunday, July 5, 2009

Berkunjung ke Siak Sri Indrapura


4-bang
Date

Galeri foto Siak Sri Indrapura



 

Istana Kerajaan Siak


1. Sejarah Pembangunan
Istana Kerajaan SiakIstana Siak ini merupakan bukti sejarah kebesaran kerajaan Melayu Islam di Riau. Istana ini dibangun oleh Sultan Assyaidis Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin pada tahun 1889, dengan nama ASSERAYAH HASYIMIAH lengkap dengan peralatan kerajaan. Sebelum pembangunan istana dilakukan, Sultan melakukan lawatan ke negeri Belanda dan Jerman. Kemungkinan, pengalaman selama di Eropa ikut mempengaruhi corak arsitektur Istana Siak.
Saat ini, di dalam istana masih bisa ditemukan berbagai koleksi yang bernilai tinggi, seperti:
  • kursi singgasana sultan yang bersalut emas
  • payung
  • senjata kerajaan Melayu
  • bendera kerajaan Siak
  • replika mahkota Kerajaan Siak
  • setanggi pembakar
  • canang  
  • alat musik komet buatan Jerman, yang memiliki piringan bergaris tengah 90 cm, berisikan lagu-lagu Mozart dan Bethoven
  • kursi dan meja yang terbuat dari kayu, kristal dan kaca
  • lampu kristal warna-warni
  • berbagai bentuk lemari dan senjata
  • dan beraneka bentuk koleksi cendera mata dari negeri sahabat.


Selain benda-benda tersebut, terdapat sebuah cermin peninggalan permaisuri sultan yang disebut cermin Ratu Agung. Ada keyakinan yang berkembang di masyarakat bahwa, jika sering bercermin di depan Ratu agung, maka akan membuat kulit awet muda.
2. Lokasi     
Istana ini terletak di Kabupaten Siak Sri Indrapura, berjarak lebih kurang 125 km. dari Pekanbaru, Riau, Indonesia. 
3. Luas
Bangunan Istana Siak berdiri di atas areal tanah seluas ± 28.030 m2.
4. Arsitektur
Corak arsitektur Istana Siak menunjukkan adanya perpaduan gaya arsitektur Melayu, Arab dan Eropa. Istana ini masih berdiri megah hingga saat ini setelah dilakukan beberapa kali renovasi. Pada pintu gerbang masuk, terdapat hiasan berupa sepasang burung elang menyambar dengan sorot mata tajam, seolah-olah mengawasi semua orang yang akan masuk ke areal istana.
Istana Siak terdiri atas dua lantai, lantai bawah dan lantai atas. Pada setiap sudut bangunan terdapat pilar berbentuk bulat. Sedangkan pada bagian ujung puncak terdapat hiasan burung garuda. Semua pintu dan jendela berbentuk kubah dengan hiasan mozaik kaca. Lantai bawah terdiri dari 6 ruangan yang berfungsi untuk menerima tamu dan ruang sidang. Di dalamnya terdapat ruang besar utama yang terbagi atas ruang depan istana, ruang sisi kanan, ruang sisi kiri, dan ruang belakang. Sedangkan lantai atas terdiri dari 9 ruangan yang berfungsi untuk istrahat sultan, keluarga atau kerabat sultan dan para tamu kerajaan.


Selain bangunan utama, di dalam komplek Istana Siak juga terdapat bangunan lain, yaitu:
a.      Istana Baru
Istana ini berada di sebelah barat bangunan utama. Dibangun pada masa sultan yang terakhir. Denah dasar bangunan ini berbentuk persegi empat berukuran 19 m x 15,7 meter. Terdiri dari enam ruangan yaitu ruang depan, ruang tamu, ruang kerja, ruang makan, dan 2 buah kamar tidur. Pada bagian samping kanan dan kiri terdapat teras.

Istana Baru dahulu difungsikan untuk tempat tinggal permaisuri sultan pada waktu hamil. Sekarang digunakan untuk tempat tinggal keturunan sultan.
b.      Istana Panjang

Istana ini hanya tinggal lubang-lubang bekas tonggak (tiang) yang terletak di sebelah timur bangunan utama istana. Berdasarkan penuturan dari keluarga keturunan sultan, dahulu Istana Panjang tersebut terbuat dari kayu.
c.       Istana Limas
Saat ini, bentuk bangunan istana sudah tidak ada. Konon, dahulu istana ini juga terbuat dari kayu.
d.      Gardu Jaga Lama
Gardu jaga lama berbentuk bulat silinder, terbuat dari batu bata. Diameternya berukuran 3 m. dengan 1 buah pintu di depan berbentuk kubah. Terletak di sebelah kiri bangunan istana baru.
e.      Dapur dan Kolam Istana
Dapur istana terletak di belakang kanan bangunan istana baru. Sekarang yang masih tersisa adalah bagian dinding, terdiri dari 3 ruangan berjajar. Bangunan ini relatif kurang terawat dan sekarang difungsikan sebagai gudang. Di depan dapur istana ini terdapat kolam istana berbentuk bulat dengan diameter 5,30 m dan tinggi fondasi 40 cm. Adapun ketebalan dinding sekitar 26 cm.
5. Perencana
Sebagian orang berpendapat, arsitek atau perencana istana ini adalah seorang arsitek berkebangsaan Jerman. Namun tidak diketahui secara pasti siapa namanya.
6. Renovasi
Dalam proses pengumpulan data.




Berkunjung ke Siak Sri Indrapura is available on a new fast direct download service with over 2,210,000 Files to choose from. Read this recommendation!

5 comments:

ikmalaysia said...

wah.... jadi kangen nich.....

Robbie said...

Siak juga kmpung daku lho... berkunjung siak.... berkunjung ke rumahku.... he he...

Bro English said...

wah bagus yah...... berkunjung sob.... sambil baca... jangan lupa kunjung balik yah...............

IIUM said...

0oo.... baru tau nich.... bagus juga yah... thanks for da info sob....

iklan said...

sob...... tempat download gratisan dimana yah....... pengen tau nich... saya ge cari software video converter master.... ada nggak??? kalay nggak keberatan tolong koment balik dong ke blog daku.... thanks berat sob....

Jika ada sebarang pertanyaan, silahkan tanyakan dengan menulis komentar di bawah ini... Harap memberikan komentar dengan jelas dan sopan. @4-BANG ADMIN

Post a Comment

 

Recent Comments


About Agus Ramadhani

Agus RamadhaniAgus Ramadhani dan lebih dikenal dengan panggilan OOM memulai kegiatan Blogging sejak tahun 2007 hingga sekarang. Saat ini dia focus sebagai profesional Blogger dan menjadi penulis dibeberapa blog miliknya yang cukup populer diantaranya..

Anda dapat menemukan OOM pada Twitter, Facebook dan Google+ dan Anda juga dapat menghubunginya di oom[at]o-om.com

Gratis Blogger Templates

  
Segera konfirmasi email anda agar saya bisa mengirimkan template terbaru gratis ke email anda.